[hakekatku_00] Re: Kebodohan Pdt. Walean Rober dari Last Events Duty Ministry

classic Classic list List threaded Threaded
1 message Options
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

[hakekatku_00] Re: Kebodohan Pdt. Walean Rober dari Last Events Duty Ministry

matius10
Administrator
FOTOCOPYLAH DAN SIARKAN

Kesimpulan Pertama debat dg Pdt. Walean ttg adanya doktrin penebusan dlm Alquran

Kebodohan dan kebohongan Pdt terpelajar yang jelas terpampang


Kebodohan dan Kebohongan Pdt Walean yg pertama:

Kata Pdt Walean "Hukuman yang setimpal bagi orang yang berdosa adalah mati dineraka ". Padahal tdk pernah ada keterangan dlm Alquran bahwa orang yg di neraka akan mengalami kematian. Siksa di neraka adalah siksa yg kekal dan berlangsung seumur hidup. Sama halnya dg penghuni surga, penghuni neraka pun akan hidup abadi kecuali Allah menghendaki lain.

QS 4:56 Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.


Jika memang Pdt Walean pernah membuka-buka Alquran dan mempelajarinya kembali saya tantang yg bersangkutan menunjukan 1 ayat saja. Cukup 1 ayat ! yang mengatakan bahwa di neraka para penghuninya akan mati ???? ....

Dari fakta ini saja bagi murid2 madrasah Ibtidaiyah sudah bisa menebak bahwa pengakuan sang Pdt gendeng yg mengaku2 sudah mempelajari Alquran dan bahkan sudah berdiskusi  para  mengalahkan para ustad adalah sebuah KEBOHONGAN BESAR yg sangat menggelikan.

Sangat memalukan perilaku ini di miliki oleh seorang Pdt.

 

Kebodohan dan Kebohongan Pdt Walean yg kedua:

Pdt Walean berkata: Kalau Allah langsung masukkan kesurga orang yang sudah bertobat, tanpa dihukum, Allah akan melanggar ketetapanNya Qs 4:14, Qs 42:22,23

Untuk membuktikan Allah adalah Allah yang maha kasih dan maha adil, tidak akan merubah ketetapanNya Qs 4:14, dan Allah yang maha kasih tidak akan menghukum orang yang sudah bertobat, Allah sediakan pengganti / penebus dosa yang akan mati menggantikan hukuman yang setimpal itu. Beginilah Allah terapkan Qs 50:29 "Keputusan disisiku tidak dapat dirubah, dan Aku sekali-kali tidak menganiaya hamba-hambaKu". Tanpa disediakannya pengganti / penebus Qs 50:29 tidak dapat diterapkan.

Dari sini sekali lg nampak jelas bahwa pernyataan Pdt Gendeng Walean yg menyatakan sudah mempelajari alquran adalah sebuah omong kosong. Dan bukan Cuma itu saja, tampaknya daya tangkap dan penalaran sang Pdt memang patut di ragukan kemampuannya utk bisa memahami dan menalar informasi dg baik.  Dari sinipun nampak jelas bahwa yg bersangkutan sesungguhnya tdk intens dlm mempelajari Alquran melainkan hanya mencomot-comot bbrp ayat yg kemungkinan besar itupun berasal dari sumbangan narasumber lain utk di konstruksi menjadi sebuah argumen pembenaran. Ayat2 yg di ajukan jika di pelajari sebetulnya jauh panggang dari api. SAMA SEKALI TIDAK BERKAITAN dg Hipotesis yg beliau ajukan.


Tidak ada satu ayatpun dlm Alquran yg menyatakan orang yg sudah bertobat LANGSUNG MASUK SURGA. Jika beliau bisa mengatakan demikian tolong tunjukan 1 ayat saja yg membuktikan kebenaran pernyataan itu. Cukup 1 ayat saja ! Silkroad si Biang Kerok MENANTANG pak Pdt menunjukan 1 ayat saja yg menyatakan bahwa setelah bertobat orang bisa langsung masuk surga.

Klo manusia bertobat kemudian diampuni kesalahannya banyak. tapi klo langsung masuk sorga ????...

walaah bisa di pastikan tidak ada. Surga dan Neraka baru bisa di nikmati setelah melalui proses Hisab. Dan kita telah membuktikan bahwa Pdt tua gendeng ini sebetulnya belum pernah mempelajari Alquran. All his statement is just a Bull Shit.


Isi QS 4:14 dan QS 42:22-23 adalah sbb:

QS 4:14 Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan.

QS 42:22-23 Kamu lihat orang-orang yang zalim sangat ketakutan karena kejahatan- kejahatan yang telah mereka kerjakan, sedang siksaan menimpa mereka. Dan orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh (berada) di dalam taman-taman surga, mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki di sisi Tuhan mereka. Yang demikian itu adalah karunia yang besar. Itulah (karunia) yang (dengan itu) Allah menggembirakan hamba- hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh. Katakanlah: "Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upahpun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan." Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri

 

Kata zalim berasal dari huruf "dzho la ma" yang menurut arti dasarnya bermaksud gelap. Zalim maknanya sangat luas, tergantung kalimat yang disandarkannya. Kezaliman itu sendiri memiliki berbagai bentuk yg beragam.

Kalimat zalim bisa juga digunakan untuk melambangkan sifat kejam, bengis, tidak berperikemanusiaan, senang melihat orang menderita dan sengsara, melakukan kemungkaran, penganiayaan, pemusnahan harta benda, tidak adil dan banyak lagi pengertian yang dapat diambil dari sifat zalim, termasuk menganiaya diri sendiri. Secara garis besar zalim melambangkan sifat yang keji dan hina, dan sangat bertentangan dengan akhlak dan fitrah manusia, yang seharusnya menggunakan akal untuk melakukan kebaikan.

Dlm QS 2:165 orang-orang zalim adlh mereka yang menyembah selain Allah.

Dlm QS 5:45 Zalim bermakna menuruti hawa nafsu dan tdk mengikuti ketetapan Allah.

Dlm QS 18:35, zalim pada ayat ini sebuah sifat keangkuhan dan perbuatan kekafiran.

Dlm QS 29:46 Yang dimaksud dengan orang-orang yang zalim adalah orang-orang yang setelah diberikan kepadanya keterangan-keterangan dan penjelasan-penjelasan dengan cara yang paling baik, mereka tetap membantah dan membangkang dan tetap menyatakan permusuhan.


Kezaliman dibagi menjadi 2 kategori, menzalimi diri sendiri seperti maksiat dan menzalimi orang lain

Kezaliman yang dapat pengampunan langsung dari Allah adlh perbuatan dosa seseorang hamba terhadap dirinya sendiri di dalam hubungan dia terhadap Allah.

Kezaliman yang tidak mendapat pengampunan langsung dari Allah melainkan harus melalui proses hisab adlh perbuatan hamba-hamba-Nya di antara sesama mereka, karena Allah juga akan membela hak2 mereka yang dizalimi dan akan mengadili mereka yg sudah menzalimi. Inilah keadilan Allah. Dan Inilah pengertian mukaddimah "DikehendakiNya sifat suka memberi maaf, tapi sebaliknya dikehendakiNya pula supaya kejahatan dihukum dengan hukuman yang setimpal".


Yang lebih menggelikan adalah Pdt. tua gendeng yg konon katanya intelek ini kerap mencela jwbn2 yg berdasarkan dalil aqli tanpa landasan ayat Alquran. Tapi dasar pikiran yg beliau gunakan sendiri sbg landasan MENGAPA PENEBUS ITU HARUS ADA adalah Mukaddimah diatas. Pdhl Mukaddimah itu sendiri hanyalah kata pengantar cetakan Alquran dari


Kebodohan dan Kebohongan Pdt Walean yg Ketiga:

Utk memaksakan pendapatnya diterima Pdt gendeng ini melakukan segala cara sampai mencomot dan memenggal-memenggal informasi dari Alquran. Agar opini SEORANG PENEBUS HARUSLAH ADA adalah dengan mencomot QS 50:29

Beginilah Allah terapkan Qs 50:29 "Keputusan disisiku tidak dapat dirubah, dan Aku sekali-kali tidak menganiaya hamba-hambaKu". Tanpa disediakannya pengganti / penebus Qs 50:29 tidak dapat diterapkan.


Padahal QS 50 ayat 20 sd 30 menceritakan kisah saat hisab di kehidupan akhirat dimana Allah sudah memberi keputusan final yg tidak akan dirubah krn manusia itu sendiri sebenarnya sudah di beri peringatan dan ancaman sebelumnya namun mereka lalai darinya.


Dan lagi-lagi sampai dg detik ini sang Pdt yang mengaku-ngaku sudah melakukan studi terhadap Alquran dan mengalahkan para ustad belum pernah berhasil satu kali pun menunjukan 1 ayat saja bahwa Allah menyiapkan penebus dan manusia sudah harus memiliki penebus dosa itu sebelum meninggal atau kiamat.


1 ayat saja yg diminta, sampai detik ini tidak bisa di berikan.


ke orang lain menuntut bicara harus pakai landasan ayat,l. tapi dirinya sendiri bicara omong kosong tanpa satupun landasan ayat. ke orang lain mengingatkan bicara harus pakai akal tapi diri sendiri sama sekali tdk pakai akal. Seperti inikah intelektualitas seorang Pdt ?


Wah, mendingan belajar sama ustad kampung aja deh. Remaja masjid yg baru berani mengajar alif –ba-ta ke anak2 kecil saja radanya kualitasnya masih jauh di atas Pdt Walean ini. :)


Sangat di sayangkan ..




xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

>>Surat-menyurat : hakekathidupku @yahoo.co.id,
hakekatku_00 @yahoo.co.id,
hakekatku_05 @yahoo.co.id,
hakekathidup_h5 @yahoo.co.id,
hakekathidupku_nolnol @yahoo.co.id,
newhakekatku @yahoo.co.id,
>>Milis Group : hakekatku_00 @yahoogroups.com,
http://groups.yahoo.com/group/hakekatku_00/
newhakeketku @yahoogroups.com,
http://groups.yahoo.com/group/newhakeketku/
>> Bl o g : http://bloghakeketku.blogspot.com